Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Papua dan Satgas Ops Damai Cartenz Bersinergi Ungkap Kasus Penembakan Warga di Yalimo
Advertisement . Scroll to see content

Breaking News, Pasukan Gabungan TNI Polri Siaga Satu Usai Tembak Mati KKB Jelek Waker di Gome

Senin, 02 Desember 2024 | 19:03 WIB
  • author Nathan Making
Breaking News, Pasukan Gabungan TNI Polri Siaga Satu Usai Tembak Mati KKB Jelek Waker di Gome
Pasukan Gabungan TNI Polri Siaga Satu usai menembak mati anggota KKB Jelek Waker di Gome, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Foto Satgas Humas Ops Damai Cartenz

JAYAPURA, iNewsSukabumi.id–Anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, Jelek Waker ditembak mati Pasukan gabungan TNI-Polri dalam kontak tembak di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, pada Senin, pukul 09.50 WIT. Kontak tembak bermula saat KKB atau OPM melakukan gangguan tembakan terhadap pasukan gabungan TNI-Polri. 

“Pasukan kami merespon gangguan tersebut dengan tindakan tegas. Akibatnya, satu anggota KKB atas nama Jelek Waker berhasil dilumpuhkan di tempat,” kata Kepala Operasi Damai Cartenz-2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani. 

Sementara Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2024, Kombes Pol Bayu Suseno, juga membenarkan insiden ini. 

“Jenazah Jelek Waker telah dievakuasi oleh pasukan gabungan TNI-Polri dan Satgas Ops Damai Cartenz ke RSUD Puncak untuk penanganan lebih lanjut. Setelah itu, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga melalui PJ Bupati Puncak,” jelas Kombes Pol Bayu.

Kombes Pol Bayu Suseno, menambahkan, saat ini pasukan gabungan TNI-Polri dan Satgas Ops Damai Cartenz-2-24 sedang dalam status siaga satu untuk mengantisipasi potensi aksi balasan dari KKB. 

"Kami mengimbau masyarakat Kabupaten Puncak tetap tenang dan menyerahkan pengendalian keamanan kepada aparat yang bertugas," tandasnya.

Editor: Suriya Mohamad Said

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut