Harga Solar Naik, Perusahaan Bus Langsung Naikkan Tarif 

Mochamad Rizky Fauzan
Berselang beberapa jam setelah kenaikan harga BBM, perusahaan bus turut menaikkan harga tiketnya. Foto: Okezone.

 

JAKARTA, iNewsSukabumi.id —Perusahaan bus turut menaikkan harga tiketnya menyusul pengumuman resmi pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi jenis Solar. Harga solar naik dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter. 

Fenomena perusahaan bus yang langsung menaikkan harga tiketnya bukanlah latah atau mengambil kesempatan. Kebijakan menaikkan harga hanya ujung gunung es yang terlihat. Pasalnya, sejak mereka mulai bergeliat pasca pandemi Covid-19 banyak kesulitan yang dihadapi.  

Mulai dari rantai pasok suku cadang yang banyak tidak diketahui masyarakat naik, chassis bus untuk memulai peremajaan yang tertunda selama pandemi Covid-19 tak tersedia, belum lagi harga lain-lain yang juga ikutan naik akibat kelangkaan pasokan. Kenaikan kumulatif itu berkisar 10-15 persen selama 2021-2022.  

"Harga ban yang saya beli sudah Rp5,1 juta. Tanya supplier barang tidak ada, kalo pun ada harganya ya segitu. Kalau tidak ada ban, bus saya gak jalan," ujar Direktur Utama PO PT NPM, Angga Vircansa Chairul dikutip, Minggu (4/9/2022). 

Angga mengungkapkan, dibutuhkan sebanyak 7 ban jika dihitung kebutuhan satu bus berserta ban cadangannya yang artinya dengan harga Rp5,1 juta paling sedikit diperlukan Rp35,7 juta. Salah satu Ketua DPP Organda ini menyatakan, komponen ban ini tak bisa diabaikan karena menyangkut keselamatan.  

Editor : Eka L. Prasetya

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network