Saat Raja Charles III Sindir Trump: Tanpa Inggris, AS Bisa Berbahasa Prancis

Anton Suhartono
Raja Charles III berkelakar soal sejarah AS dan Inggris saat jamuan di Gedung Putih, menyindir Presiden Donald Trump dengan candaan soal bahasa Prancis. Foto AP

WASHINGTON, iNews.idRaja Charles III melontarkan sindiran halus kepada Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dalam jamuan makan malam kenegaraan di Gedung Putih, Selasa (28/4/2026). Dalam suasana santai, Raja Inggris Charles III berkelakar bahwa tanpa peran Inggris di masa lalu, masyarakat Amerika Serikat kemungkinan besar akan berbicara bahasa Prancis.

Pernyataan itu merupakan respons atas komentar Trump sebelumnya yang menyebut negara-negara Eropa akan berbicara bahasa Jerman tanpa bantuan AS dalam Perang Dunia II.

“Bapak Presiden, Anda mengatakan tanpa Amerika, Eropa akan berbicara bahasa Jerman. Saya berani mengatakan, tanpa kami, Anda mungkin akan berbicara bahasa Prancis,” ujar Charles disambut suasana hangat.

Lelucon tersebut merujuk pada sejarah kolonial di Amerika Utara, ketika Inggris dan Prancis bersaing memperebutkan wilayah sebelum kemerdekaan AS sekitar 250 tahun lalu.

Berbeda dengan pernyataan Trump di forum internasional sebelumnya yang sempat menuai kritik, candaan Charles disampaikan dalam nada ringan dan penuh keakraban.

Dalam kesempatan itu, Charles juga menegaskan pentingnya hubungan erat Inggris dan AS, meski kedua negara sempat mengalami ketegangan akibat dinamika geopolitik global.

Trump pun membalas dengan pujian terhadap pidato Charles, termasuk saat berbicara di hadapan Kongres AS.

Editor : Suriya Mohamad Said

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network