TEHERAN, iNewsSukabumi.id – Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat. Teheran melayangkan ultimatum selama satu bulan kepada Washington agar menghentikan blokade di Selat Hormuz, seraya menegaskan kesiapan untuk kembali berperang jika tuntutan tersebut diabaikan.
Ultimatum itu disampaikan setelah Iran mengajukan proposal revisi berisi 14 poin yang mencakup akses maritim, penghentian blokade, hingga dinamika konflik kawasan. Tahap awal diarahkan pada kesepakatan kerangka dalam waktu satu bulan, sebelum berlanjut ke pembahasan program nuklir pada fase berikutnya.
Namun, Presiden AS Donald Trump belum memberi kepastian akan menerima usulan tersebut. Ia mengaku masih mempelajari detail proposal, sembari membuka kemungkinan langkah militer jika situasi memburuk.
“Jika mereka bertindak buruk, kemungkinan itu ada,” kata Trump.
Meski sebelumnya menyatakan perang telah usai, AS tetap mempertahankan blokade laut terhadap Iran. Sementara itu, Teheran memperketat pengawasan di Selat Hormuz, jalur krusial bagi distribusi minyak dan gas global.
Sejauh ini, perundingan kedua negara masih menemui jalan buntu sejak gencatan senjata 8 April, setelah pembicaraan di Pakistan gagal menghasilkan kesepakatan.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
