JAKARTA, iNewsSukabumi.id - Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) usai pembentukan badan usaha milik negara (BUMN) khusus ekspor dinilai dipicu ketidakpahaman pasar terhadap arah kebijakan baru pemerintah. Namun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meyakini kebijakan tersebut justru dapat meningkatkan valuasi perusahaan tercatat di bursa dalam jangka panjang.
Pada perdagangan sehari setelah pengumuman rencana badan ekspor tersebut, IHSG juga sempat tertekan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (20/5/2026), IHSG dibuka di level 6.352,20 dan ditutup melemah 0,82 persen ke posisi 6.318,5. Tekanan berlanjut pada perdagangan Kamis (21/5/2026) setelah pembentukan PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) diumumkan secara resmi.
Pemerintah sebelumnya menetapkan kebijakan ekspor melalui perusahaan baru bentukan Danantara Indonesia, yakni PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).
Menurut Purbaya, investor cenderung melepas saham lebih dulu ketika belum memahami dampak dari kebijakan baru pemerintah. Ia menilai kondisi tersebut dapat berubah setelah pasar memahami tujuan pembentukan PT DSI.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
