Resmi! Prabowo Lantik Nanik S Deyang dan Said Iqbal di Istana Negara
JAKARTA, iNewsSukabumi.id – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dan Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan jajaran pemerintahan dalam mengawal program prioritas nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan kebijakan ketenagakerjaan.
Prosesi pelantikan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden mengenai pengangkatan para pejabat. Selanjutnya, Presiden Prabowo memimpin pengucapan sumpah jabatan.
"Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya, demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara," ucap Prabowo saat mendiktekan sumpah jabatan.
"Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab," lanjutnya.
Nanik S Deyang dipercaya memimpin BGN menggantikan Dadan Hindayana. Sebelum pelantikan, Nanik tiba di Istana Negara sekitar pukul 14.53 WIB dengan mengenakan kebaya dan songket berwarna biru. Saat ditanya mengenai persiapannya, dia hanya memberikan jawaban singkat kepada awak media.
"Nanti sayangku, nanti kan belum dilantik sayang," ujar Nanik.
Sementara itu, Said Iqbal yang dikenal sebagai Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh resmi mendapat amanah sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah dan kalangan pekerja dalam merumuskan kebijakan ketenagakerjaan.
Selain Nanik dan Said Iqbal, Presiden Prabowo juga melantik Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN untuk mendukung pelaksanaan program-program strategis di bidang gizi nasional.
Editor : Suriya Mohamad Said