Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Selat Hormuz Memanas! Trump Balas Serangan Rudal Balistik IRGC dengan Bombardir Iran
Advertisement . Scroll to see content

Mencekam! Detik-Detik Tentara AS Berlarian ke Bunker saat Rudal Iran Menghantam Yordania

Kamis, 30 Juli 2026 | 16:21 WIB
  • author iNews TV
Mencekam! Detik-Detik Tentara AS Berlarian ke Bunker saat Rudal Iran Menghantam Yordania
Video memperlihatkan tentara AS berlari ke bunker saat Iran menyerang Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania dengan rudal balistik dan drone. Foto Ist

AMMAN, iNewsSukabumi.id – Sebuah rekaman memperlihatkan suasana mencekam di Pangkalan Udara Muwaffaq Salti, Yordania, saat serangan Iran terjadi. Sirene peringatan terdengar nyaring, sementara sejumlah tentara Amerika Serikat bergegas mencari perlindungan.

Dalam video yang beredar, para personel militer terlihat mengenakan rompi antipeluru sebelum berlari menuju bunker untuk menghindari ancaman serangan. Beberapa rudal yang ditembakkan The Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC)  tampak melintas di udara, disusul ledakan yang mengguncang area pangkalan.

Pangkalan yang menjadi salah satu basis operasi militer Amerika Serikat di Yordania itu dilaporkan diserang menggunakan rudal balistik dan pesawat nirawak (drone) oleh Iran pada 17 Juli 2026. Serangan disebut menghantam hanggar pesawat serta area permukiman personel militer, yang mengakibatkan sedikitnya dua tentara AS tewas.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan serangan tersebut merupakan upaya mendadak yang menyasar pasukan AS di kawasan Timur Tengah.

Meski demikian, CENTCOM menegaskan sistem pertahanan udara berhasil mencegat seluruh rudal yang mengarah ke pangkalan sehingga pasukan tetap berada dalam kondisi siaga penuh.

"Semua rudal berhasil dicegat dan pasukan AS tetap waspada dan dalam keadaan siaga tinggi," demikian pernyataan CENTCOM yang dikutip Al Jazeera.

Editor: Suriya Mohamad Said

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut