SUKABUMI, iNewsSukabumi.id - Sepekan menjelang hari raya Idul Fitri, terpantau belum ada peningkatan volume kendaraan di jalan tol Bogor Ciawi Sukabumi (Bocimi), pada Minggu (13/3/2026). Arus lalu lintas di exit tol fungsional Karangtengah, masih terlihat sepi.
Jalan tol Bocimi seksi 3 fungsional untuk jalur mudik lebaran tahun ini, dibuka sejak Sabtu (14/3/2026) kemarin mulai pukul 08.00 WIB pagi hingga 17.00 WIB sore yang dikhususkan untuk kendaraan golongan I namun tidak termasuk dengan bus.
Pada hari kedua dibukanya jalan tol fungsional tersebut, arus kendaraan masih terbilang sepi. Tidak hanya di exit tol fungsional Karangtengah, kendaraan yang melintas di jalan alternatif Nagrak dari arah Sukabumi menuju Jabodetabek juga terpantau lancar.
Hal tersebut juga sama yang terjadi di exit tol Parungkuda, dari kedua arah lalu lintas terpantau lancar. Belum terlihat ada peningkatan volume kendaraan yang datang ataupun meninggalkan wilayah Sukabumi.
Salah satu penggunaan jalan, Rendi (35) mengaku, sepanjang jalan dari Jakarta di wilayah Tebet, dirinya tidak menemukan hambatan hingga keluar di exit tol fungsional Karangtengah.
"Perjalanan sekitar 2 hingga 2,5 jam sampai sini (exit tol fungsional Karangtengah). Alhamdulillah lancar bahkan cenderung sepi dibandingkan hari biasanya. Kalo sebelum-sebelumnya hari Minggu ke Sukabumi itu pasti kena macet," ujar Rendi.
Titik kemacetan yang kerap terjadi, lanjut Rendi, dimulai saat keluar tol hingga pertigaan lampu merah tol Bocimi dan jalan arteri Parungkuda-Cibadak. Setelah itu titik kemacetan terjadi di pertigaan jalan menuju Cikidang.
"Lepas Cikidang, lalu titik kemacetan ada di pertigaan jalan alternatif Nagrak lalu terus ke pasar semi modern dan terminal Cibadak hingga pertigaan Simpang Ratu yang arah ke Palabuhanratu," jelas Rendi.
Lebih lanjut Rendi mengatakan, diperlukan waktu paling sedikit 4 jam pada saat waktu libur untuk keluar dari kemacetan sepanjang Parungkuda-Cibadak jika dirinya pergi dari Jakarta.
"Tapi hari ini sangat lancar, kemungkinan orang-orang mau liburan ke Sukabumi juga tanggung karena mau deket ke lebaran. Ditambah juga ada sebagian kantor yang masih masuk belum dapat libur cuti bersama lebaran, H-3 sih ga tau, puncaknya mudik kayanya macet," kata Rendi.
Editor : Dharmawan Hadi
Artikel Terkait
