Rupiah Ditutup Menguat ke Rp17.333 per USD, Sentimen Berakhirnya Perang AS Vs Iran Jadi Pendorong

Anggie Ariesta
Rupiah ditutup menguat ke Rp17.333 per dolar AS (USD) didorong optimisme perdamaian Timur Tengah meski pasar masih dibayangi tekanan global. Foto Ilustrasi: Freepik

JAKARTA, iNewsSukabumi.id – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali ditutup menguat pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Mata uang Garuda tercatat naik 54 poin atau 0,31 persen ke level Rp17.333 per Dolar AS.

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah dipengaruhi sentimen global terkait meningkatnya optimisme terhadap peluang berakhirnya konflik di Timur Tengah.

Meski demikian, pasar masih menanti perkembangan lanjutan setelah Presiden AS Donald Trump menyebut masih terlalu dini untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Teheran. Di sisi lain, seorang anggota parlemen senior Iran menilai proposal dari AS belum mencerminkan solusi nyata.

“Iran pada Rabu menyatakan sedang mengkaji proposal perdamaian dari AS yang disebut-sebut dapat mengakhiri perang secara resmi. Namun, tuntutan utama AS agar Iran menghentikan program nuklir dan membuka kembali Selat Hormuz masih belum menemukan titik temu,” ujar Ibrahim dalam risetnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran yang dikutip kantor berita ISNA menyatakan Teheran akan segera memberikan respons resmi. Sementara itu, Trump mengaku yakin Iran ingin mencapai kesepakatan damai.

Sumber mediator dari Pakistan serta sejumlah pihak yang mengetahui jalannya negosiasi menyebut, kedua negara hampir mencapai kesepakatan melalui memorandum satu halaman untuk mengakhiri konflik.

Editor : Suriya Mohamad Said

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network