Duka Sukabumi! 3 Orang Meninggal, 5 Korban Banjir dan Longsor Masih Hilang, Ini Identitas Mereka

SUKABUMI, iNewsSukabumi.id– Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban banjir dan korban longsor yang masih hilang cuaca ekstrem yang melanda 17 kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Akibat banjir dan longsor terjadi karena cuaca ekstrem yang melanda 17 kecamatan di Kabupaten Sukabumi tersebut juga mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
Sebanyak satu korban tewas ditemukan di wilayah Kecamatan Simpenan dan dua di Palabuhanratu. Dua korban diketahui bernama Zahra (40) dan anaknya, Nurul (3), warga Kampung Gumelar, RT 02/RW 22, Kelurahan Palabuhanratu. Sementara satu korban lainnya berinisial NS.
Sementara itu Tim SAR gabungan masih melanjutkan proses pencarian terhadap lima korban yang belum ditemukan.
"Jumlah korban dalam pencarian sebanyak lima orang," ujar Humas Basarnas DKI Jakarta, Ramli Prasetio, saat dikonfirmasi iNews.id, Jumat (7/3/2025).
Berikut rincian lima korban yang masih dalam pencarian:
Mondi (L/9 tahun) – Kecamatan Simpenan
Yayar (L/50 tahun) – Kecamatan Simpenan
Darjat (L/60 tahun) – Kecamatan Lengkong
Siti Maryam (P/35 tahun) – Kecamatan Lengkong
Ahyar Fauzi (L/9 tahun) – Kecamatan Lengkong
Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengatakan 17 kecamatan yang terdampak bencana banjir dan longsor diantaranya yaitu Kadudampit, Curugkembar, Palabuhanratu, Waluran, Bantargadung, Cisaat, Cikembar, Warungkiara, Sagaranten, Lengkong, Jampangtengah, Ciemas, Cimanggu, Pabuaran, Gunungguruh, Cikakak, dan Cicantayan.
"Wilayah Kabupaten Sukabumi mengalami beberapa kejadian bencana yang disebabkan oleh cuaca ekstrem dan hujan deras yang berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama," kata Daeng Sutisna dalam keterangannya, Jumat (7/3/2025).
Demikian update bencana yang melanda 17 kecamatan di Kabupaten Sukabumi beberapa hari terakhir ini.
Editor : Suriya Mohamad Said