get app
inews
Aa Text
Read Next : Kades Klapanunggal Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, KDM Desak Polisi Usut Tuntas

H-7 Lebaran 2025: Polda Jabar & Bapanas Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Senin, 24 Maret 2025 | 15:51 WIB
header img
H-7 Lebaran 2025, Satgas Pangan Polda Jabar & Bapanas pastikan stok bahan pokok aman. Harga beras, daging, dan minyak goreng stabil jelang Idul Fitri. Foto iNews.id/Agus W

BANDUNG, iNewsSukabumi.id – Satgas Pangan Polda Jabar bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (24/3/2025). Hasil pemantauan menunjukkan harga bahan pokok stabil dan stok mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah.

Direktur Ketersediaan Bapanas, Indra Wijayanto, menjelaskan bahwa pemantauan ini merupakan bagian dari program Bapanas yang berlangsung dari 24 Maret hingga 15 April 2025. Pemantauan dilakukan secara fisik dan online di seluruh Indonesia.

"Kami memiliki dinas ketahanan pangan di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Jika kami tidak bisa hadir langsung, pemantauan tetap dilakukan oleh dinas setempat," ujar Indra.

Indra menambahkan bahwa tahun ini Bapanas memperoleh gambaran lebih jelas mengenai ketersediaan pasokan dan harga bapokting di seluruh Indonesia.

Di Pasar Gedebage, stok beras di Gudang Bulog tercatat sebanyak 230.000 ton, dengan beberapa kios telah menyediakan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).

“Harga beras medium di Pasar Gedebage paling murah Rp13.000 per kilogram. Beras SPHP juga tersedia untuk masyarakat. Harga bahan pokok lainnya masih di bawah harga acuan konsumen,” jelas Indra.

Harga Bahan Pokok Stabil

Berikut hasil pemantauan harga bahan pokok di Pasar Gedebage:

Daging sapi: paha belakang Rp140.000/kg, paha depan Rp135.000/kg. Diperkirakan naik hingga Rp145.000/kg menjelang Lebaran.

Telur ayam: Rp26.000–Rp28.000/kg, masih di bawah harga acuan Rp30.000/kg.

Gula pasir: Rp17.500/kg.

Minyak goreng: sebelumnya Rp17.000–Rp18.000/liter, kini dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp15.500/liter.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jabar, Kombes Ade Sapari, memastikan harga bahan pokok relatif stabil sejak awal Ramadan. Bahkan, harga beras, gula, dan minyak goreng cenderung turun.

“Menjelang Lebaran, harga bisa sedikit meningkat, namun masih dalam batas normal. Setelah kasus MinyaKita yang pernah ditangani Polda Jabar, kini harga minyak goreng cenderung lebih stabil,” ujarnya.

Kombes Pol Ade Sapari mengingatkan distributor, agen, dan pedagang untuk tidak menimbun bahan pokok atau memainkan harga, karena dapat dikenai sanksi pidana.

“Kami akan menindak tegas pelaku penimbunan bahan pokok untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan di seluruh Jawa Barat,” tegasnya.

Harga Sayuran dan Cabai Menurun

Abdul (38), seorang pedagang di Pasar Gedebage, mengungkapkan bahwa harga beberapa komoditas telah mengalami penurunan dibanding sebelum Ramadan:

Cabai rawit hijau: Rp54.000/kg.

Cabai rawit domba: Rp86.000/kg.

Bawang merah: Rp40.000/kg.

Bawang putih: Rp42.000/kg.

Tomat: Rp8.000/kg.

“Sebelum puasa, cabai rawit bisa lebih dari Rp100.000/kg. Sekarang sudah turun,” kata Abdul.

Ia menambahkan bahwa harga bahan pokok biasanya naik menjelang Lebaran karena pasokan dari Jawa Tengah dan Jawa Timur mengalami keterlambatan akibat kemacetan arus mudik.

“Biasanya barang datang dalam satu atau dua hari, tapi kalau macet bisa lebih dari empat hari,” pungkasnya.

Dengan pemantauan ketat dari Satgas Pangan Polda Jabar dan Bapanas, masyarakat diharapkan bisa memperoleh bahan pokok dengan harga stabil menjelang Idul Fitri.

Editor : Suriya Mohamad Said

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut