get app
inews
Aa Text
Read Next : Dugaan Pembunuhan Sadis di Sukabumi, Lansia Ditemukan Tewas Terikat di Persawahan

Dugaan Kekerasan Anak oleh Ibu Tirinya di Sukabumi, Sudah Terjadi Sejak Setahun Lalu

Sabtu, 21 Februari 2026 | 13:54 WIB
header img
Ayah kandung korban, Anwar Satibi. (Foto: Dharmawan Hadi/iNews).

Sukabumi, iNewsSukabumi - Peristiwa tragis meninggalnya NS (12) yang diduga dianiaya ibu tiri, diungkap ayah korban, Anwar Satibi dugaan kekerasan terhadap anaknya bukan kali pertama terjadi, bahkan sudah pernah dilaporkan ke polisi sekitar setahun lalu.

Saat ditemui usai melakukan autopsi di RS Bhayangkara TK. II Setukpa Sukabumi, pada Jumat (20/2/2026), Anwar menuturkan konflik di rumah tangga anaknya kerap dipicu persoalan dengan 2 anak angkat sang istri. 

“Dia (istri) itu punya anak angkat dua, laki laki dan perempuan, anak angkatnya kelas 3 SMA, kalau berantem anak saya dengan anak angkatnya itu, itu yang dihantem anak saya,” ujar Anwar di RS Bhayangkara TK. II Setukpa Sukabumi. 

Lebih lanjut Anwar mengatakan, dugaan penganiayaan pernah terjadi dan sempat dilaporkan ke kepolisian, satu tahun yang lalu di Polres Sukabumi. Pemicu persoalannya pada saat itu gara-gara berantem sama anak angkatnya, namun kasus tidak dilanjutkan dan dimediasi sama (tokoh masyarakat) Haji Isep. 

"Dia (istri) sampai sujud ke saya minta jangan lapor katanya mau tobat, intinya mau baik, akhirnya berdamai. Sebetulnya laporan itu belum saya cabut. Itu saksinya Kanit Riki lah, ketika buka baju anak saya, saya sampai nangis itu. Dipukulin pakai benda (cara penganiayaan sebelumnya),” ujar Anwar. 

Terkait langkah autopsi, Anwar menegaskan keputusan tersebut merupakan keinginannya sebagai orang tua untuk memastikan penyebab kematian anaknya sehingga tidak ada fitnah atau yang tertuduh dalam mengungkap kasus yang menimpa anaknya hingga meninggal dunia. 

"Kecurigaan ada, tapi kita tidak bisa menuduh. Ya makanya saya mau melakukan otopsi biar jelas nanti hasilnya,” ujar Anwar. 

Editor : Dharmawan Hadi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut