get app
inews
Aa Text
Read Next : Dugaan Pembunuhan Sadis di Sukabumi, Lansia Ditemukan Tewas Terikat di Persawahan

Viral! Bentrokan Ormas di Sukabumi Rebutan Lahan Parkir Minimarket, 5 Korban Luka-luka

Rabu, 11 Maret 2026 | 19:44 WIB
header img
Tangkapan layar video viral yang beredar terkait bentrokan ormas rebutan lahan parkir. (Foto: Istimewa)

SUKABUMI, iNewsSukabumi.id - Sebanyak 5 orang alami luka-luka setelah bentrokan antar organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dipicu oleh rebutan lahan parkir minimarket di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. 

Video sadis penyerangan kepada salah satu kelompok ormas tersebut tersebar di media sosial dan dipastikan kejadian tersebut terjadi pada Senin (9/3/2026) kemarin sekitar pukul 16.30 WIB, namun mulai ramai diupload dan viral pada Rabu (11/3/2026). 

Salah seorang juru parkir di lokasi kejadian, Ferdiansyah alias Boim (40) menjelaskan, persoalan lahan parkir tersebut, sebenarnya sudah sempat dibicarakan dan dianggap selesai dan mendatangi salah satu penyerangan berinisial IY untuk memastikan kesepakatan yang telah dibicarakan.

“Ini masalah parkiran karena dari pihak sana itu pengen kami udah sepakat hayu kita bareng-bareng. Udah beres clear saya nyamperin saudara IY, karena dianya ga ada, saya pulang lagi ke tempat parkiran saya dan pergi setengah jam untuk nganterin makanan ke anak saya," ujar Boim. 

Setelah itu, lanjut Boim, saat dia kembali ke tempat lahan parkirnya, mendapati teman-temannya yang lagi jaga parkiran sudah terluka diserang oleh kelompok ormas lain. Tidak hanya juru parkir, ada juga pengunjung minimarket yang menjadi korban salah sasaran penyerangan. 

“Anak-anak itu lagi nongkrong tiba-tiba IY sama rekan-rekannya bawa motor datang terus berhenti ngacungin samurai sama celurit, si IY bilang serang. Terjadilah pembacokan yang jadi korban kakak saya, adik saya, teman-teman saya,” ujar Boim. 

Lebih lanjut Boim mengatakan, akibat kejadian tersebut, sebanyak 5 orang korban mengalami luka-luka kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Setukpa Polri untuk mendapatkan perawatan medis.

“Paling parah itu kakak sama adik saya dari kepala. Kakak saya ada 18 jahitan kalau adik saya lebih parah sampai sekarang ga bisa kemana-mana masih di rumah. Keinginan saya pelaku pengen ditangkap," ujar Boim. 

Sementara itu, Plt Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, membenarkan adanya peristiwa pembacokan yang terjadi di wilayah Jalan R.E. Martadinata tersebut. Ia menyebutkan bahwa pihak kepolisian menerima laporan terkait kejadian tersebut pada Senin malam.

“Kami telah menerima laporan pada Senin malam sekitar pukul 20.00 WIB terkait dugaan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Jalan R.E. Martadinata Kota Sukabumi,” ujarnya.

Ade Ruli mengatakan, sejumlah korban telah mendapatkan penanganan medis dan polisi juga sudah meminta keterangan dari beberapa saksi di lokasi kejadian. Saat ini, jajaran Satreskrim Polres Sukabumi Kota masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap para pelaku yang diduga melarikan diri setelah kejadian.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Kami sedang mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi serta melakukan upaya pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut,” ujar Ade Ruli. 

Editor : Dharmawan Hadi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut