get app
inews
Aa Text
Read Next : Dugaan Pembunuhan Sadis di Sukabumi, Lansia Ditemukan Tewas Terikat di Persawahan

Klarifikasi Ormas Soal Bentrokan di Sukabumi, Berawal dari Niat Kelola Parkir Bersama

Kamis, 12 Maret 2026 | 14:41 WIB
header img
Lokasi lahan parkir minimarket yang menjadi pemicu bentrokan 2 ormas di Sukabumi. (Foto: Dharmawan Jadi/iNews).

SUKABUMI, iNewsSukabumi.id - Salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) yang terlibat dalam bentrokan rebutan lahan parkir di Jalan R.E. Martadinata, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, berikan klarifikasi terkait penyerangan yang terjadi pada Senin (9/3/2026) kemarin.

Perwakilan salah satu ormas, Muhammad Farhan (32), menjelaskan bentrokan tersebut terjadi antara kelompok Iyong dan Boim yang merupakan beda ormas. Akan tetapi kejadian tersebut, awalnya adalah upaya klarifikasi terkait pengelolaan lahan parkir di kawasan tersebut.

“Ada beberapa yang harus saya jelaskan, pertama, itu pihak Iyong mendatangi pihak Boim pada malam sebelum bentrokan, tapi Boim tidak ada, pihak kita ngobrol dengan adiknya. Di situ kita minta mengelola bareng-bareng parkiran, tanggapan dari adiknya Boim pun baik dan sepakat untuk mengelola bersama,” ujar Farhan, Rabu (11/3/2026.

Namun situasi berubah pada keesokan harinya, lanjut Farhan, pihak Boim datang ke kawasan Dewi Sartika sambil membawa besi dan berteriak mencari Iyong. Hal tersebut yang kemudian menjadi pemicu kelompok Iyong mendatangi Boim untuk meminta klarifikasi atas aksinya tersebut. 

“Dari pihak Iyong mau menanyakan ada apa, tujuan Boim mencari Iyong. Datanglah kami ke lokasi kejadian bersama beberapa orang untuk mengklarifikasi, tapi dari sana pihak Boim tidak terima akhirnya terjadi bentrokan,” ujar Farhan.

Farhan menambahkan, dalam kejadian tersebut tidak hanya kelompok Boim yang mengalami luka, melainkan dari pihak Iyong juga terdapat 2 orang yang mengalami luka di bagian tangan dan kaki. Kedua korban dengan inisial RS (33) dan NEP (27). 

“Tidak ada yang bawa sajam, seperti di video yang beredar juga tidak ada yang pegang sajam, Kami juga sudah laporan ke Polsek sesaat setelah kejadian pada hari itu juga, kira-kira pukul 20.00 WIB, dan juga sudah komunikasi dengan Boim untuk mediasi, semoga masalah ini bisa segera diselesaikan,” ujar Farhan.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 5 orang alami luka-luka setelah bentrokan antar organisasi kemasyarakatan (ormas) yang dipicu oleh rebutan lahan parkir minimarket di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi. 

Video sadis penyerangan kepada salah satu kelompok ormas tersebut tersebar di media sosial dan dipastikan kejadian tersebut terjadi pada Senin (9/3/2026) kemarin sekitar pukul 16.30 WIB, namun mulai ramai diupload dan viral pada Rabu (11/3/2026). 

Editor : Dharmawan Hadi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut