Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pilah Sampah Sejak Dini, Perusahaan Asuransi Ini Ajak 109 Siswa SD Jadi Agen Perubahan
Advertisement . Scroll to see content

Keponakan Habisi Nyawa Bibi Gunakan Linggis dengan Brutal, Lalu Seret Jasadnya ke Kamar Mandi

Kamis, 01 Mei 2025 | 13:57 WIB
  • author Putra Ramadhani Astyawan
Keponakan Habisi Nyawa Bibi Gunakan Linggis dengan Brutal, Lalu Seret Jasadnya ke Kamar Mandi
Rumpin, Bogor dibuat gempar dengan terungkapnya kasus pembunuhan sadis yang dilakukan oleh seorang keponakan berusia 18 tahun, MZ, terhadap bibinya. Foto: Ilustrasi

BOGOR, iNewsSukabumi.id- Rumpin, Bogor dibuat gempar dengan terungkapnya kasus pembunuhan sadis yang dilakukan oleh seorang keponakan berusia 18 tahun, MZ, terhadap bibinya sendiri. Detik-detik mengerikan saat pelaku menghujani korban dengan linggis terungkap, meninggalkan luka menganga di bagian pelipis.

"Dipukul pakai linggis di kepalanya (korban), yang bagian pelipis kan bolong itu sekali," ungkap Kapolsek Rumpin AKP Suyoko, Kamis (1/5/2025), menggambarkan betapa brutalnya serangan tersebut.

Tak puas dengan satu hantaman mematikan, MZ kembali mengayunkan linggis ke kepala korban sebanyak enam kali.

Namun, kehendak maut belum sepenuhnya merenggut nyawa sang bibi. Korban yang masih bernapas dalam kondisi pingsan, kembali menjadi sasaran keganasan MZ. Tanpa ampun, pelaku membekap korban dengan bantal hingga napas terakhirnya terhenti.

Usai memastikan bibinya tak lagi bernyawa, MZ menyeret tubuh tak bernyawa itu ke kamar mandi. Niat jahatnya adalah menghilangkan jejak dengan membuang jasad korban ke dalam sumur.

Namun, ukuran tubuh korban yang lebih besar dari diameter sumur menggagalkan rencana kejinya. Pelaku pun memilih melarikan diri, meninggalkan jasad bibinya begitu saja.

Editor: Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut