get app
inews
Aa Text
Read Next : Breaking News: Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei Tewas dalam Serangan AS–Israel

Iran Tantang AS Perang Darat: Siap Sambut Invasi di Pulau Minyak Kharg

Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:44 WIB
header img
Iran siap hadapi invasi darat AS di Pulau Kharg. Militer klaim akan menang telak, di tengah pengerahan ribuan pasukan AS ke kawasan Teluk. Ilustrasi Pasukan Elit Iran/AP

TEHERAN, iNewsSukabumi.idIran menyatakan kesiapan menghadapi kemungkinan serangan darat dari Amerika Serikat (AS), termasuk jika pasukan Negeri Paman Sam mencoba masuk ke wilayah strategis mereka seperti Pulau Kharg.

Pulau Kharg diketahui merupakan pusat utama produksi dan ekspor minyak Iran, bahkan menjadi jalur vital bagi sebagian besar distribusi minyak negara tersebut.

Anggota Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, Fida Hossein Maleki, menegaskan militernya siap menyambut setiap bentuk invasi dari AS.

“Jika Amerika Serikat ingin mengerahkan pasukan ke Pulau Kharg, kami akan menyambutnya. Mereka telah kalah di udara dan laut, dan akan kembali kalah di darat dengan kekalahan telak,” ujar Maleki kepada kantor berita Rusia RIA Novosti, dikutip Sabtu (28/3/2026).

Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan militer di kawasan Teluk. Sejumlah laporan menyebutkan AS telah mengerahkan kapal pendarat yang membawa sekitar 5.000 hingga 7.000 personel Marinir ke wilayah tersebut.

Selain itu, satu brigade dari Divisi Lintas Udara ke-82 juga dilaporkan telah dikirim, sehingga total kekuatan pasukan ekspedisi AS bisa mencapai 10.000 hingga 12.000 personel.

Meski demikian, sejumlah pejabat AS menyatakan bahwa opsi serangan darat masih dipertimbangkan dan belum menjadi keputusan final.

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump sebelumnya membuka kemungkinan untuk mengambil alih pasokan minyak Iran, seperti yang dilakukan terhadap Venezuela.

“Saya tidak akan membicarakannya secara rinci, tetapi itu adalah sebuah pilihan,” kata Trump.

Trump juga menyinggung keberhasilan kerja sama energi AS dengan Venezuela, yang menurutnya menghasilkan keuntungan besar bagi negaranya. Ia bahkan menyebut pendekatan serupa bisa diterapkan terhadap Iran.

Selain itu, Trump menilai AS tidak terlalu bergantung pada Selat Hormuz sebagai jalur distribusi energi, sehingga berupaya meminimalkan dampak konflik terhadap pasokan minyak domestik.

Ketegangan antara kedua negara terus meningkat, dengan Pulau Kharg menjadi salah satu titik strategis yang berpotensi memicu eskalasi lebih luas dalam konflik di kawasan Timur Tengah.

Editor : Suriya Mohamad Said

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut