Gelombang Serangan ke-95 Tembus Iron Dome, Kota di Israel Dihantam Rudal Balistik Iran
TEL AVIV, iNewsSukabumi.id – Iran kembali melancarkan gelombang serangan besar ke wilayah Israel dalam eskalasi konflik yang terus meningkat. Serangan terbaru ini disebut sebagai gelombang ke-95, dengan rudal balistik menghantam sejumlah titik strategis.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat beberapa rudal meluncur dan menghantam wilayah perkotaan di Israel, memicu ledakan besar serta kepulan asap tebal.
Serangan ini menjadi sorotan karena sebagian rudal dilaporkan berhasil menembus sistem pertahanan udara Israel, Iron Dome, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sistem intersepsi paling canggih.
Melalui pernyataan terbarunya pada 4 April, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengungkapkan bahwa sejumlah rudal canggih digunakan dalam serangan tersebut, di antaranya Haj Qassem, Kheibar-Shekan, dan Qadr.
IRGC menyebut sasaran serangan tidak hanya terbatas pada wilayah Israel, tetapi juga mencakup berbagai target strategis di kawasan.
Di antaranya adalah baterai HIMARS yang berada di Pulau Bubiyan Island, Kuwait.
Selain itu, sistem pertahanan udara Patriot milik Amerika Serikat juga dilaporkan menjadi target di wilayah utara Bahrain.
Tak hanya itu, target lain disebut berada di Uni Emirat Arab, termasuk lokasi yang digunakan untuk menampung roket, personel, serta pelatih militer senior Amerika Serikat.
Sejumlah laporan menyebut, Iran terus melancarkan serangan rudal dan drone secara berkala sebagai respons atas serangan udara Israel ke berbagai fasilitas militer dan infrastruktur di wilayahnya.
Sementara itu, sistem pertahanan udara Israel seperti Iron Dome terus diandalkan untuk mencegat sebagian serangan, meski beberapa rudal dilaporkan berhasil menembus dan menyebabkan kerusakan.
Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda meredanya konflik. Eskalasi yang terus meningkat memicu kekhawatiran akan meluasnya perang di kawasan Timur Tengah.
Editor : Suriya Mohamad Said