Lagu Rusak Ancur Slank Viral! Soroti Tambang Sawit hingga IKN, Begini Liriknya
JAKARTA, iNewsSukabumi.id – Band legendaris Slank kembali menjadi perbincangan publik lewat lagu terbaru berjudul Rusak Ancur. Lagu yang masuk dalam album Republik Fufufafa itu viral di media sosial karena memuat kritik terhadap berbagai isu lingkungan dan pembangunan yang tengah menjadi perhatian masyarakat.
Sejak dirilis, Rusak Ancur ramai dibahas oleh netizen, penggemar musik, hingga pegiat lingkungan. Banyak yang menilai lagu tersebut menunjukkan karakter khas Slank yang selama ini dikenal vokal menyuarakan kritik sosial melalui karya-karyanya.
Lagu ciptaan Bimbim itu menyinggung sejumlah persoalan, mulai dari ekspor pasir laut, abrasi pulau-pulau kecil, alih fungsi hutan menjadi perkebunan sawit, aktivitas pertambangan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), hingga proyek food estate.
Berbeda dengan banyak lagu kritik sosial yang menggunakan simbol dan metafora, Rusak Ancur menyampaikan pesan secara lugas dan langsung. Pendekatan tersebut membuat isi lagu mudah dipahami dan cepat mendapat perhatian publik.
Respons positif pun bermunculan di berbagai platform media sosial. Banyak penggemar menyebut lagu ini sebagai pengingat bahwa Slank masih konsisten menyuarakan isu-isu yang dianggap penting bagi masyarakat.
Tak hanya liriknya yang menjadi sorotan, video musik Rusak Ancur juga menarik perhatian karena memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menggambarkan dampak kerusakan lingkungan dan risiko yang dapat terjadi jika eksploitasi alam terus berlangsung.
Dengan tema yang relevan dan pesan yang kuat, Rusak Ancur menjelma menjadi salah satu lagu Indonesia yang paling banyak dibicarakan sepanjang 2026. Bagi para Slankers, lagu ini bukan sekadar karya musik baru, melainkan sebuah kritik dan peringatan terhadap berbagai persoalan lingkungan yang dinilai semakin mengkhawatirkan.
Lirik Lagu Rusak Ancur - Slank
Keruk sedimen kirim ke Singapur
Batas negara makin mundur
Pulau-pulau pada abrasi
Malah export pasir keluar negeri
Babat hutan ganti sawit
Ekosistem rusak hewan menjerit
Katanya kekayaan alam dikuasai negara
Malah bagi-bagi izin tambang ke mana-mana
Rusak ancur
Rusak ancurlah
Rusak ancur
Rusak ancur alamku
Bangun kota baru
Ibukota Nusantara
Bahannya ambil dari Donggala
Jadi rusak bukit-bukit jalan berdebu
Bikin polusi dan banjir bandang
Demi proyek strategis nasional
Apa mesti pake tanah ilegal
Mega proyek food estate bikin bingung
Menanam singkong kok tumbuh jagung
Rusak ancur
Rusak ancurlah
Rusak ancur
Rusak ancur alamku
Alamku
Alamku
Rusak ancur
Rusak ancurlah
Rusak ancur
Rusak ancur alamku
Alamku
Editor : Suriya Mohamad Said