Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Zulhas Bongkar Dugaan Jual Beli SPPG, Negara Terancam Boros Rp1 Triliun per Bulan
Advertisement . Scroll to see content

Mendag Koordinasi dengan Mentan Cari Solusi Kenaikan Sembako

Sabtu, 18 Juni 2022 | 08:00 WIB
  • author Viola Triamanda
Mendag Koordinasi dengan Mentan Cari Solusi Kenaikan Sembako
Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan. Foto: Ist.

JAKARTA, iNews.id — Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan (Zulhas) akan berkoordinasi dengan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo untuk mencari solusi mengatasi kenaikan harga bahan pokok. 

"Saya akan berkoordinasi dengan menteri pertanian agar harga-harga yang naik segera ada jalan keluarnya," kata Zulhas saat meninjau ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Koja, Jakarta Utara, Jumat (17/6/2022).  

Dia mengatakan, beberapa bahan pokok seperti ayam, telur, dan cabai naik harganya. "Kemarin saya ke (Pasar) Cibubur dan sekarang saya ke Pasar Koja, harga-harga memang pada naik ya, telur yang sebelumnya Rp22.000 jadi Rp28.000 sampai Rp30.000, dan kenaikan tertinggi ada di cabai. Semua jenis cabai pada naik," tuturnya. 

Mengenai kenaikan harga bahan impor yang di luar kendali seperti kedelai, menurutnya, pemerintah akan menyediakan subsidi.  "Seperti kedelai kan diimpor, jadi pemerintah menyediakan subsidi Rp1.000 per kilonya. 

Selain itu, harga ayam naik karena pakannya naik, maka pemerintah juga menyediakan subsidi untuk pembelian jagung sebagai pakan ternak Rp1.500 per kilo," ujar dia.  

Sementara itu, dia mengaku tidak menemukan kelangkaan bahan pangan. Justru stoknya melimpah,  namun pembelinya yang berkurang. "Saat ini stoknya melimpah, namun pembelinya sepi. Saya juga tanya ke pedagangnya dan katanya ini memang siklus menjelang Idul Adha," kata Zulhas.

Editor: Eka L. Prasetya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut