Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Resmi Cair! Ini Daftar Penerima BSU Rp600 Ribu dan Cara Cek Bantuan di Rekening
Advertisement . Scroll to see content

Awas Hoaks! Beredar Permintaan Isi Data Bantuan Subsidi Upah di Medsos

Kamis, 15 September 2022 | 15:00 WIB
  • author Viola Triamanda
Awas Hoaks! Beredar Permintaan Isi Data Bantuan Subsidi Upah di Medsos
Waspada! Beredar permintaan isi data BSU di medsos, Kemenaker sebut itu hoaks! Foto: Dok. MPI.

JAKARTA, iNewsSukabumi.id —Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan informasi permintaan pengisian data penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) sebesar Rp600.000, yang mengatasnamakan Kemenaker adalah hoaks. Permintaan pengisian itu beredar di media sosial (medsos) dan media online.  

"Form yang beredar isinya meminta untuk mengisi data penerima BSU yang mengatanamakan Kementerian ketenagakerjaa itu hoaks," kata Kepal Biro Humas Kemenaker Chairul Fadhly Harahap, dikutip dari akun Kemenaker di Instagram, Kamis (15/9/2022).  

Dia menjelaskan, data calon penerima BSU hanya berasal dari BPJS Ketenagakerjaan, yang dikirimkan ke Kemenaker secara sistem. Karena itu, Kemenaker tidak pernah meminta untuk mengisi data kepada masyarakat secara manual.  

Untuk menghindari penipuan tersebut, dia pun mengingatkan untuk mengecek langsung ke situs atau media sosial Kemenaker. Pasalnya, informasi resmi soal BSU hanya diumumkan di situs kemnaker.go.id dan akun media sosial resmi Kemenaker.  

"Jadi teman-teman dimohon untuk cek langsung ke situs Kemenaker dan akun medsos resmi Kemenaker, dan jangan ngecek ke yang lain yang belum tentu kebenarannya," ucapnya. 

Sementara itu, Kemenaker telah menyalurkan BSU tahap I kepada 4,1 juta penerima manfaat pada Senin (12/9/2022). Sedangkan penyaluran BSU tahap II ditargetkan dilakukan pekan depan. Penyaluran dilakukan melalui bank Himbara, seperti Bank Mandiri, BTN, BNI, dan BRI, serta PT Pos Indonesia. 
 

Editor: Eka L. Prasetya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut