Tenggelam di Sungai usai dari Sawah, 2 Wanita Asal Ciracap Sukabumi Ditemukan Tewas

Dharmawan Hadi
.
Senin, 03 Oktober 2022 | 16:15 WIB
Jenazah korban tenggelam di Sungai Cibelengbeng Rewod berhasil dievakuasi petugas gabungan SAR. Foto MPI/Dharmawan hadi

SUKABUMI, iNewsSukabumi.id - Dua wanita paruh baya yang tenggelam di Ciracap Sukabumi akhirnya ditemukan tewas. Keduanya merupakan warga Kampung Ciputat RT 04/13, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi

Korban pertama atas nama Erti (54) ditemukan pada hari Minggu 2 Oktober 2022 sekira pukul 15.37 WIB di sekitar 3 kilometer dari lokasi awal terjatuh sudah dalam keadaan meninggal dunia. 


Sementara korban kedua bernama Tursini (42) ditemukan di Sungai Cibelengbeng Rewod dalam kondisi meninggal dunia, pada Senin (3/10/2022) sekira pukul 09.00 WIB. Korban atas nama Tursini (42) ditemukan pada radius 1,5 kilometer dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi menuju rumah duka. 

Kepala Kantor SAR Jakarta, Fazzli selaku SAR Mission Coordinator (SMC) dalam operasi SAR mengatakan bahwa korban terakhir dari dua korban yang tenggelam akhirnya ditemukan tim SAR gabungan pagi tadi, dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya. 

"Sebelumnya operasi SAR dilakukan pagi tadi dengan membagi 2 area pencarian, dimana SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan perahu karet hingga radius 5 kilometer dari lokasi kejadian," ujar Fazzli kepada MNC Portal Indonesia. 

Lalu SRU kedua, lanjut Fazzli, melakukan pencarian dengan penyisiran melalui jalur darat di sepanjang bantaran Sungai Cibelengbeng Rewod hingga radius 3 kilometer dari lokasi kejadian. Dan dengan ditemukan jasad korban terakhir yang tenggelam tersebut, operasi pencarian dinyatakan selesai. 

Sebelumnya kedua korban hanyut tenggelam terbawa arus di sungai Cibelengbeng Rewod tepatnya Kampung Ciputat RT 02/13, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Minggu sore 2 Oktober 2022 sekira pukul 15.00 WIB. 

Kapolsek Ciracap Polres Sukabumi, Iptu Tatang Mulyana mengatakan, kronologi kejadian tersebut berawal dari kedua korban yang pulang dari sawah menuju rumahnya, pada saat menyebrangi jembatan Cibelengbeng Rewod, korban Erti terpeleset yang kemudian dibantu oleh korban Tursini, akan tetapi keduanya malah ikut terjatuh dan tenggelam terbawa arus sungai," ujar Tatang kepada MNC Portal Indonesia. 

Tatang mengatakan, bahwa tim gabungan yang mendapat laporan lalu melakukan pencarian terhadap kedua korban, dan sekira pukul 15.37 WIB korban atas nama Erti ditemukan sekitar 3 kilometer dari lokasi awal terjatuh sudah dalam keadaan meninggal dunia. 

Sementara itu saksi di lokasi kejadian, Usep (52) mengatakan bahwa dirinya yang sedang membajak sawah dengan menggunakan traktor yang tidak jauh dari sungai (TKP), ketika korban lewat mau menyebrangi sungai pulang kerja dari sawah, oleh dirinya diperingatkan keduanya agar tidak menyebrang sungai karena saat itu air sungai lagi deras.

"Namun korban tidak menghiraukan peringatan saya, tidak lama kemudian kedua korban nekat menyebrangi sungai, dan terlihat korban hanyut terbawa air sungai, kemudian saya melapor kejadian tersebut kepada keluarganya dan Pemerintah Desa Cikangkung," ujar Usep. 

Editor : Suriya Mohamad Said
Bagikan Artikel Ini