Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dugaan Pembunuhan Sadis di Sukabumi, Lansia Ditemukan Tewas Terikat di Persawahan
Advertisement . Scroll to see content

Maling Helm Nyaris Tewas Diamuk Massa usai Kepergok Mencuri  

Kamis, 19 September 2024 | 19:35 WIB
  • author Budi Setiawan
Maling Helm Nyaris Tewas Diamuk Massa usai Kepergok Mencuri  
Maling helm di Cikole, Sukabumi, Jawa Barat, nyaris tewas diamuk massa setelah kepergok mencuri helm milik seorang pengemudi ojek online. Foto iNews/Budi S

SUKABUMI, iNewsSukabumi.id - Seorang maling helm di Cikole, Sukabumi, Jawa Barat, nyaris tewas diamuk massa setelah kepergok men-curi helm milik seorang pengemudi ojek online. Pelaku langsung diamankan petugas Satpol PP  dari TKP di Jalan Insinyur Haji Djuanda, Cikole, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Warga yang geram melancarkan beberapa pukulan ke arah pelaku. 

Beruntung, pelaku langsung diamankan oleh petugas Satpol PP yang berada di lokasi kejadian. Selanjutnya, pelaku dibawa ke Polsek Cikole untuk pemeriksaan lebih  

Aksi maling helm yang nyaris tewas diamuk massa tersebut terekam di video amatir warga sehingga disebar ke sejumlah flatform media sosial. 

Eki satu juru parkir di tempat kejadian mengatakan, kejadian bermula ketika korban, seorang pengemudi ojek online, sedang duduk menunggu pesanan di area pejalan kaki Taman Dago. 

Tiba-tiba, pelaku yang mengendarai sepeda motor datang dari arah Jalan R. Syamsudin dan langsung mengambil helm yang diletakkan di motor korban. 

"Menyadari helmnya dicuri, korban berteriak dan mengejar pelaku. Saat pelaku diamankan, ditemukan empat helm yang disimpan di dalam kantong plastik, yang diduga hasil curian," kata Eki, Kamis (19/9/2024).
 
Saat ini, kasus pencurian helm tersebut masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Cikole

Editor: Suriya Mohamad Said

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut