get app
inews
Aa Text
Read Next : Team Ngoet Esport Sapu Bersih Gelar Juara di Odeon Chinatown MLBB Tournament 2025

Ibu Hamil Ditandu ke RS Terkendala Jalan Rusak, Bayinya Meninggal Akibat Telat Penanganan

Rabu, 11 Februari 2026 | 14:33 WIB
header img
Akibat akses jalan buruk, ibu hamil di Sukabumi terpaksa ditandu untuk menuju ke rumah sakit.

SUKABUMINewsSukabumi.id - Seorang ibu di Kampung Lamping, Desa Tanjungsari, Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terpaksa ditandu menuju kendaraan untuk mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Ibu tersebut mengalami kontraksi usai melahirkan. 

Warga menggunakan tandu darurat dari kain sarung dan sebatang bambu, menyusuri jalan berbatu dan licin sejauh tiga kilometer karena kondisi jalan rusak parah yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat.  

Sebelum peristiwa itu, bayi laki-laki yang baru beberapa jam dilahirkan meninggal dunia. Ambulans yang hendak membawanya ke rumah sakit terlambat datang akibat kesulitan menjangkau lokasi. 


Pasangan suami-istri, Ujang Suryana dan Fitri Andriani yang kehilangan anak mereka. (Foto: Dharmawan Jadi/iNews)

Kini pasangan suami istri, Ujang Suryana dan Fitri Andriani, hanya bisa pasrah menerima kenyataan kehilangan anak mereka karena keterlambatan penanganan medis.  

"Jalannya licin tidak dapat dilalui mobil karena cuaca hujan makanya ditandu jaraknya lumayan jauh sekitar tiga kilometer untuk sampai ke jalan yang rata. Kondisi anak sudah meninggal pas waktu lahir," kata Ujang di kediamannya, Selasa (10/2/2026).

Menurutnya, kejadian serupa kerap terjadi akibat kondisi jalan rusak berat sepanjang 10 kilometer. Di tengah kehilangan anak dan keselamatan istrinya yang dipertaruhkan, jalan rusak bukan lagi sekadar persoalan infrastruktur, melainkan garis tipis antara hidup dan mati.  

"Saya sangat terpukul karena jalan ini jadi terhambat buat antar ke rumah sakit pas datang mobil anak saya sudah meninggal," ucapnya.  

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha UPTD Pekerjaan Umum (PU) Jampangtengah, Robi Ferdian, menyatakan pihaknya telah mengajukan permohonan perbaikan di lokasi ruas jalan Leuwi Liang–Bojongtipar.

“Benar, itu jalan kabupaten, ruas Leuwi Liang–Bojongtipar yang merupakan jalan penghubung antara Desa Tanjungsari dengan Desa Bojongtipar. Kami sudah mengusulkan untuk dilakukan perbaikan. Mudah-mudahan bisa segera terwujud agar kejadian serupa tidak terulang,” jelas Robi.

Editor : Dharmawan Hadi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut