Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Israel Kalang Kabut! Hizbullah Klaim Ledakkan Markas Militer, Pasukan IDF Dipukul Mundur
Advertisement . Scroll to see content

Menlu Sugiono Kecam Kekerasan Militer Israel: 9 WNI Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa IDF

Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:58 WIB
  • author INews TV
Menlu Sugiono Kecam Kekerasan Militer Israel: 9 WNI Aktivis Global Sumud Flotilla Disiksa IDF
RI mengecam keras Israel atas dugaan penyiksaan 9 WNI aktivis Global Sumud Flotilla yang dipukul dan disetrum saat ditahan. Foto iNews TV

ANKARA, iNewsSukabumi.id - Menteri Luar Negeri RI Sugiono mengecam keras tindakan militer Israel terhadap sembilan WNI peserta misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang sempat ditahan saat menuju Gaza. Pemerintah menilai perlakuan tersebut tidak manusiawi dan melanggar hukum internasional.

Kesembilan WNI kini telah dibebaskan dan tiba di Turki pada Kamis (21/5/2026). Selama ditahan, mereka mengaku mengalami berbagai kekerasan fisik seperti dipukul, ditendang hingga disetrum oleh aparat Israel.

“Indonesia mengutuk keras tindakan penyiksaan terhadap WNI selama masa penahanan,” kata Sugiono melalui unggahan Instagram resminya, Jumat (22/5/2026).

Sugiono menegaskan, tindakan tidak manusiawi terhadap relawan Global Sumud Flotilla bertentangan dengan prinsip kemanusiaan dan merupakan pelanggaran hukum internasional.

Saat ini, para WNI menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum dipulangkan ke Indonesia. Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak agar proses pemulangan berjalan lancar dan seluruh WNI dapat kembali dengan selamat.

Konsul Jenderal RI di Istanbul, Darianto Harsono, turut mengungkap para WNI mengalami kekerasan selama tiga hingga empat hari penahanan oleh militer Israel.

“Selama penahanan ada yang ditendang, dipukul hingga disetrum,” ujar Darianto dalam video yang diunggah Menlu Sugiono.

Sebelumnya, sembilan WNI tersebut ditangkap militer Israel di perairan Siprus, Mediterania Timur, saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza pada 19-20 Mei 2026.

Editor: Suriya Mohamad Said

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut