Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Zulhas Bongkar Dugaan Jual Beli SPPG, Negara Terancam Boros Rp1 Triliun per Bulan
Advertisement . Scroll to see content

Mulai Hari Ini Boleh Beli Minyak Goreng Curah sampai 10 Liter 

Rabu, 22 Juni 2022 | 10:59 WIB
  • author Iqbal Dwi Purnama
Mulai Hari Ini Boleh Beli Minyak Goreng Curah sampai 10 Liter 
Mendag Zulhas sebut mulai hari ini boleh beli minyak goreng curah sampai 10 liter. Foto: Iqbal DP/iNews.id

 

JAKARTA, iNews.id —Warga masyarakat dapat melakukan pembelian minyak goreng curah mulai hari ini sampai 10 liter. Jadi sudah tidak dibatasi seperti kemarin. Kendati demikian, masyarakat masih harus menggunakan KTP untuk membelinya. 

Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas menjelaskan, hal tersebut dilakukan untuk mendukung para UMKM kecil yang menjadikan minyak goreng sebagai komponen utama dalam proses produksinya. 

"Mulai hari ini boleh sampai 10 liter," kata dia ketika melakukan kunjungan ke warung pangan di kawasan Klender, Jakarta Timur, Rabu (22/6/2022). Mendag menjelaskan, salah satu pertimbangannya karena saat ini distribusi minyak goreng curah rakyat sudah tergolong lancar. Bahkan di beberapa toko pun minyak goreng curah sudah tidak cepat terserap oleh masyarakat. 

"Karena terus terang ini sudah lancar (distribusinya), bisa-bisa pasokannya sudah lebih banyak daripada yang beli," ujarnya. 

Menurut dia, kebijakan baru tersebut diharapkan bisa membatu para pedagang yang membutuhkan banyak minyak goreng dalam bisnis usahanya. Sehingga para pedagang tidak perlu bolak balik atau terkena pembatasan pembelian minyak goreng curah setiap hari. "Pertimbangannya itu UMKM kecil yang di kampung-kampung," ucapnya. 

Meski demikian, pembelian minyak goreng curah hingga 10 liter bukan hanya diperuntukkan bagi para pelaku usaha. Masyarakat umum pun juga boleh membeli minyak goreng curah hingga 10 liter per hari. "Saya dapat laporan di warung itu stoknya lebih karena harganya sudah stabil jadi orang tidak berebut lagi. Kalau masyarakat umum ya boleh boleh saja beli," kata Mendag. 
 

Editor: Eka L. Prasetya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut