Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh! Kompleks Kantor Bupati Bulungan Terbakar, Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Selidiki Motif Pembakaran Pos Covid-19 di Bandara Kenyam Papua, Pelaku Sedang Diburu

Kamis, 13 Oktober 2022 | 11:46 WIB
  • author SM Said
Polisi Selidiki Motif Pembakaran Pos Covid-19 di Bandara Kenyam Papua, Pelaku Sedang Diburu
Polsi selidiki motif pembakaran pos Covid-19 di Bandara Kenyam Papua. Foto:. Bidhumas Polda Papua

Lanjut Kombes Kamal, bangunan itu sejak Senin lalu dilakukan perbaikan oleh Polri dan rencana beberapa hari ke depan akan digunakan sebagai Pos pengamanan Bandara. Namun tiba-tiba terjadi kebakaran hebat di tempat tersebut.

Pembakaran tersebut diduga dilakukan oleh orang yang tidak menginginkan Kabupaten Nduga aman.

“Hingga saat ini pelaku pembakaran masih kami lakukan penyelidikan, korban jiwa ataupun luka tidak ditemukan namun diperkirakan kerugian materil yakni 1 Unit rumah yang dijadikan sebagai Pos Covid-19 atau senilai lima ratus juta rupiah,” ungkapnya.

Ia menyebutkan bahwa saat ini pihak Kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik tanah atas nama Monce Dimiye untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.

“Pasca kejadian situasi di Kabupaten Nduga aman kondusif, personel terus meningkatkan patroli dan pengamanan disekitaran TKP,” tutup Kombes Pol Kamal.

Sebelumnya diberitakan pos Covid 19 yang akan digunakan sebagai Pos Pam Bandara oleh Satgas Preventif Ops Damai Cartenz di Bandara Kenyam, Nduga, Papua diduga dibakar orang tak dikenal (OTK), Rabu malam 12 Oktober 2022.

Berdasarkan informasi yang diperoleh iNews TV, anggota Polres Nduga sekitar pukul 23 37 WIT langsung melakukan upaya pemadaman dengan alat seadanya.

Api baru dapat dikuasai sekitar pukul 01.08 WIT namun bangunan yang sedang direhab tersebut hangus terbakar dan kerugian ditaksir Rp500 juta.

Editor: Hikmatul Uyun

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut