Perang Besar di Depan Mata? Iran Tolak Lanjutkan Dialog dengan AS
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump sempat menyatakan optimisme bahwa dialog masih bisa dilanjutkan. Ia menyebut delegasi yang dipimpin Wakil Presiden JD Vance dijadwalkan berangkat untuk membahas kelanjutan perundingan.
Namun, laporan terbaru menyebutkan keberangkatan delegasi tersebut belum terealisasi, menambah ketidakpastian situasi.
Sementara itu, masa gencatan senjata selama dua pekan antara kedua negara juga hampir berakhir. Pemerintah AS dikabarkan tengah mempertimbangkan opsi perpanjangan guna membuka ruang diplomasi.
Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz, menyebut perpanjangan gencatan senjata menjadi salah satu opsi yang tengah dikaji. Meski demikian, dengan sikap tegas Iran, peluang perundingan lanjutan kini semakin diragukan.
Situasi ini menempatkan hubungan kedua negara pada titik krusial, dengan risiko eskalasi konflik yang kian terbuka jika jalur diplomasi benar-benar buntu.
Editor : Suriya Mohamad Said