get app
inews
Aa Text
Read Next : Pria Bersenjata Tajam yang Viral Lecehkan Perempuan di Angkot Sukabumi, Ditangkap Polisi

Lagu Rusak Ancur Slank Viral! Soroti Tambang Sawit hingga IKN, Begini Liriknya

Senin, 08 Juni 2026 | 17:21 WIB
header img
Lagu Rusak Ancur dari Slank viral di media sosial karena berisi kritik tajam soal tambang, sawit, IKN, dan kerusakan lingkungan. Foto iNews.id/Ravie W

JAKARTA, iNewsSukabumi.id – Band legendaris Slank kembali menjadi perbincangan publik lewat lagu terbaru berjudul Rusak Ancur. Lagu yang masuk dalam album Republik Fufufafa itu viral di media sosial karena memuat kritik terhadap berbagai isu lingkungan dan pembangunan yang tengah menjadi perhatian masyarakat.

Sejak dirilis, Rusak Ancur ramai dibahas oleh netizen, penggemar musik, hingga pegiat lingkungan. Banyak yang menilai lagu tersebut menunjukkan karakter khas Slank yang selama ini dikenal vokal menyuarakan kritik sosial melalui karya-karyanya.

Lagu ciptaan Bimbim itu menyinggung sejumlah persoalan, mulai dari ekspor pasir laut, abrasi pulau-pulau kecil, alih fungsi hutan menjadi perkebunan sawit, aktivitas pertambangan, pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), hingga proyek food estate.

Berbeda dengan banyak lagu kritik sosial yang menggunakan simbol dan metafora, Rusak Ancur menyampaikan pesan secara lugas dan langsung. Pendekatan tersebut membuat isi lagu mudah dipahami dan cepat mendapat perhatian publik.

Respons positif pun bermunculan di berbagai platform media sosial. Banyak penggemar menyebut lagu ini sebagai pengingat bahwa Slank masih konsisten menyuarakan isu-isu yang dianggap penting bagi masyarakat.

Tak hanya liriknya yang menjadi sorotan, video musik Rusak Ancur juga menarik perhatian karena memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menggambarkan dampak kerusakan lingkungan dan risiko yang dapat terjadi jika eksploitasi alam terus berlangsung.

Editor : Suriya Mohamad Said

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut