Rupiah Sentuh Level Psikologis Rp18.000 per Dolar AS, Ini Respons Menkeu Purbaya

Anggie Ariesta
Menkeu Purbaya menyebut pelemahan rupiah ke Rp18.000 per dolar AS masih sesuai skenario pemerintah. Fundamental ekonomi dinilai tetap kuat. Foto Ist

Purbaya meyakini kondisi fundamental ekonomi nasional masih kuat dan seharusnya mencerminkan nilai tukar yang lebih baik dibanding posisi rupiah saat ini di pasar.

"Secara fundamental, rupiah sebenarnya lebih kuat daripada level yang terlihat sekarang," katanya.

Untuk menjaga stabilitas pasar keuangan, pemerintah bersama otoritas terkait terus melakukan langkah-langkah intervensi. Salah satunya melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar obligasi guna menjaga stabilitas imbal hasil dan meningkatkan kepercayaan investor.

Purbaya mengungkapkan dana yang digunakan untuk menyerap obligasi negara telah mencapai lebih dari Rp8 triliun.

Langkah tersebut, lanjutnya, mulai menunjukkan dampak positif. Hal itu terlihat dari pergerakan imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun yang relatif stabil bahkan menunjukkan kecenderungan menurun.

Pemerintah optimistis kombinasi kebijakan fiskal, moneter, dan intervensi pasar yang dilakukan secara terukur akan mampu menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah tekanan global yang masih berlangsung.

Editor : Suriya Mohamad Said

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network