Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Tampang 3 Oknum Kopassus Jalani Sidang Perdana Kasus Pembunuhan Kacab Bank BUMN
Advertisement . Scroll to see content

Sadis! Oknum TNI AL Habisi Wanita Cantik Asal Ambon Pakai Sangkur dengan 27 Luka Tusuk 

Senin, 13 Januari 2025 | 18:16 WIB
  • author Chanry Andrew S
Sadis! Oknum TNI AL Habisi Wanita Cantik Asal Ambon Pakai Sangkur dengan 27 Luka Tusuk 
Danpom Lantamal XIV Sorong Letkol CPM Dian Sumpena usai pertemuan dengan Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Happy Perdana Yudianto, Senin (13/1/2025). Foto iNews/Chanry AS

Sementara Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Happy Perdana Yudianto mengatakan, selain memeriksa saksi petugas juga masih mengumpulkan sejumlah barang bukti. Dia memastikan, bekerja secara profesional dalam penyelidikan kasus ini.

"Dalam penyelidkkan ini, telah memeriksa tiga saksi," ujar  Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Happy Perdana Yudianto, Senin (13/1/2025).

Terpisah, Keluarga besar Maluku di Papua Barat Daya merasa sangat terpukul dengan kematian tragis Kesya Irena Yola Lestaluhu. 

Sebagai bentuk protes dan tuntutan keadilan, mereka mendatangi Mapolresta Sorong Kota pada Senin (13/1/2025) untuk meminta pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelaku dalam waktu 2x24 jam.

Tokoh masyarakat Maluku di Papua Barat Daya, Sanusi Rahaningmas, mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pembunuhan terhadap Kesya Irena Yola Lestaluhu. 

Dia menegaskan bahwa proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu, termasuk jika terdapat dugaan keterlibatan oknum ASN, TNI, atau Polri.

“Kami meminta kepolisian mengungkap pelaku dalam dua hari. Jika tidak, bukan tidak mungkin kejadian serupa akan terus berulang. Hukum harus ditegakkan tanpa tebang pilih,” tegas Sanusi di hadapan awak media.

Editor: Suriya Mohamad Said

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut