Meneropong Coretax di Ujung Tenggat
Di sinilah gagasan pokoknya harus ditegaskan. Kepatuhan pajak tidak bisa dibangun hanya dengan kewajiban dan ancaman sanksi.
Kepatuhan lahir ketika negara menghadirkan sistem yang sederhana, dapat diakses, dan dapat dipercaya. Kalau pintu masuknya saja macet, jangan heran bila antrean di belakangnya menjadi panjang.
Coretax dan Analogi Gerbang Tol Digital
Saya melihat Coretax saat ini seperti gerbang tol baru yang dipasang di jalan utama menjelang musim mudik. Secara konsep, gerbang digital itu dibuat agar arus menjadi lebih cepat, lebih rapi, dan lebih modern.
Namun bila alat pembacanya lambat, petugas belum siap membantu, dan pengguna belum terbiasa, hasil akhirnya justru bukan kelancaran, melainkan antrean panjang.
Bukan karena orang tidak ingin lewat, melainkan karena jalurnya belum benar benar siap menampung lonjakan.
Analogi ini mempermudah kita memahami persoalan Coretax. Negara sesungguhnya sedang memindahkan jutaan perilaku administratif ke sebuah sistem baru.
Editor : Suriya Mohamad Said