Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Menkeu Purbaya Tantang Dedi Mulyadi Soal Dana Rp4,17 Triliun: Periksa Aja Sendiri!
Advertisement . Scroll to see content

Dedi Mulyadi: Pajak Hasil Pertanian Bikin Hidup Petani Makin Sengsara

Jum'at, 27 Mei 2022 | 08:23 WIB
  • author Agus Warsudi
Dedi Mulyadi: Pajak Hasil Pertanian Bikin Hidup Petani Makin Sengsara
Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi mengkritik penerapan pajak hasil pertanian. Foto: Ist.

“Saat ini, keuntungan petani dari panen padi, lalu jagung sebenarnya minim sekali. Bahkan, untuk harga jual singkong ada yang sampai Rp300 perak per kilo (kilogram/kg). Kalau untungnya minim, lalu dikenakan pajak, petani akan buntung (sengsara). Harusnya petani diproteksi agar mereka semangat dalam menekuni usahanya,” kata Wakil Ketua Komisi IV DPR ini di Purwarkarta. 

Pemerintah, ujar Kang Dedi, seharusnya melihat data sensus Badan Pusat Statistik (BPS) 2016. Terdapat lima juta keluarga meinggalkan usaha pertanian. Kondisi itu, menunjukan usaha pertanian tidak banyak memberkan nilai tambah. 

“Kalau sekarang kembali dipajak hasil pertaniannya, semakin tidak diminati usaha ini (pertanian). Malah ditinggalkan," ujar mantan Bupati Purwakarta dua periode ini. Kang Dedi menuturkan, sektor pertanian ini sangat strategis dalam membangun ketahanan pangan bangsa. Para petani bekerja menyiapkan kebutuhan pangan jutaan orang. Jangan sampai, kondisi mereka diperlemah yang akan berimbas kepada ketahanan pangan bngsa pu lemah. 

Editor: Eka L. Prasetya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut