Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Profil Armand Hartono, Pribadi Sederhana Walau Banyak Harta
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Sukses Tarpan Suparman, Dari Tukang Becak Jadi Dekan Universitas

Sabtu, 11 Juni 2022 | 15:00 WIB
  • author Nila Kusuma
Kisah Sukses Tarpan Suparman, Dari Tukang Becak Jadi Dekan Universitas
Tarpan Suparman. Foto: Nila/SINDOnews.

Esok harinya, Tarpan resmi menjadi penarik becak dan mangkal di Kelurahan Adiarsa. "Saya harus bisa hidup sendiri, malu kelamaan numpang di rumah teman. Paling tidak bisa makan minum biaya sendiri," katanya.

Menurut Tarpan, jadi penarik becak pendapatanya lumayan untuk bertahan hidup. Setiap hari, dia dapat uang dari genjot becak antara Rp2.000 hingga Rp2.500 per hari. Setoran untuk pemilik becak Rp500, hingga per hari dia bisa mengantongi Rp2.000. "Cukup untuk makan minum saat itu," katanya. 

Namun, setelah 1 tahun 5 bulan menjadi penarik becak, Tarpan kembali menganggur karena becak yang menjadi batangannya itu dijual oleh pemiliknya. Pemilik menjual semua becaknya, karena alasan hendak membangun rumah. 

"Waktu itu sedih juga, karena jadi penganggur lagi. Cari kerja susah, saya sempat putus asa dan ingin pulang ke kampung," katanya. 

Namun setelah lepas jadi penarik becak, justru jalan hidup Tarpan mulai bersinar. Saat sudah menganggur, tiba-tiba dia ditawari kerja oleh kawannya sebagai tata usaha di Universitas Singaperbangsa (Unsika) Karawang. 

Meski baru menjadi karyawan magang, namun dia gembira bukan kepalang. "Waktu pertama kerja sistem gajinya tidak menentu. Tapi saya tetap semangat bekerja," katanya. 

Setelah kerja sebagai tata usaha di Universitas Singaperbangsa, Tarpan minta izin pimpinan untuk kuliah. Ternyata pimpinan setuju dan berharap Tarpan serius menekuni dunia pendidikan. Setelah kuliah dan berhasil menjadi sarjana, karier Tarpan semakin moncer. 

Mulanya dia diminta membantu dosen yang berhalangan. Kemudian kariernya naik saat pindah ke kampus UBP diangkat menjadi dosen, dan kemudian dipercaya menjadi Dekan Fakultas Keguruan dan Pendidikan di UBP Karawang hingga sekarang.
 

Editor: Eka L. Prasetya

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut