Meneropong Coretax di Ujung Tenggat

SM Said
Pelaporan SPT 2026 lewat Coretax tuai keluhan. Target 15 juta belum tercapai, memunculkan pertanyaan masalah kepatuhan wajib pajak atau kesiapan sistem negara. Foto Ist

Di sinilah gagasan pokoknya harus ditegaskan. Kepatuhan pajak tidak bisa dibangun hanya dengan kewajiban dan ancaman sanksi. 

Kepatuhan lahir ketika negara menghadirkan sistem yang sederhana, dapat diakses, dan dapat dipercaya. Kalau pintu masuknya saja macet, jangan heran bila antrean di belakangnya menjadi panjang.

Coretax dan Analogi Gerbang Tol Digital

Saya melihat Coretax saat ini seperti gerbang tol baru yang dipasang di jalan utama menjelang musim mudik. Secara konsep, gerbang digital itu dibuat agar arus menjadi lebih cepat, lebih rapi, dan lebih modern. 

Namun bila alat pembacanya lambat, petugas belum siap membantu, dan pengguna belum terbiasa, hasil akhirnya justru bukan kelancaran, melainkan antrean panjang. 

Bukan karena orang tidak ingin lewat, melainkan karena jalurnya belum benar benar siap menampung lonjakan.

Analogi ini mempermudah kita memahami persoalan Coretax. Negara sesungguhnya sedang memindahkan jutaan perilaku administratif ke sebuah sistem baru. 

Editor : Suriya Mohamad Said

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3 4 5 6 7 8

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network