Ia menambahkan, pembunuhan terhadap warga sipil merupakan pelanggaran hukum dan hak asasi manusia (HAM). “Koops TNI Habema mengutuk keras aksi kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil yang dilakukan kelompok OPM. TNI akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta terus meningkatkan keamanan di wilayah Yahukimo,” katanya.
Saat ini, proses persiapan evakuasi masih berlangsung mengingat lokasi kejadian berada di wilayah pedalaman yang sulit dijangkau. Pasca-insiden tersebut, situasi keamanan di Yahukimo dilaporkan rawan namun tetap terkendali dengan peningkatan patroli aparat keamanan.
Editor : Suriya Mohamad Said
Artikel Terkait
