Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dugaan Pembunuhan Sadis di Sukabumi, Lansia Ditemukan Tewas Terikat di Persawahan
Advertisement . Scroll to see content

Sadis! Karena Kesal Sering Diusir, Keponakan di Cibadak Sukabumi Tikam Paman hingga Tewas  

Senin, 10 April 2023 | 14:58 WIB
  • author Budi Setiawan
Sadis! Karena Kesal Sering Diusir, Keponakan di Cibadak Sukabumi Tikam Paman hingga Tewas  
Nano Supriatno seorang paman tewas ditikam keponakannya sendiri Asep Ramdhani di rumahnya di Kampung Babakan Anyar, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Foto korban tewas. iNews/Budi S

SUKABUMI, iNewsSukabumi.id - Kesal lantaran sering diusir saat main ke rumah, Nano Supriatno seorang paman tewas ditikam keponakannya sendiri Asep Ramdhani di rumahnya di Kampung Babakan Anyar, Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat . Insiden pilu itu terjadi sesaat setelah korban menyantap sahur.
 
Farhan Nugraha tetangga korban mengatakan, Nano Supriatno harus tewas di tangan Asep Ramdhani yang tak lain adalah keponakannya sendiri. 

“Korban tewas bersimbah darah akibat menderita luka parah di bagian perut .Usai dianiaya dengan senjata tajam oleh keponakannya di rumahnya di Kampung Babakan Anyar, Cibadak, Kabupaten sukabumi meski telah dilarikan ke rumah sakit nyawa korban tak tertolong,” katanya, Senin (10/4/2023).

Peristiwa keponakan bunuh paman itu, kata dia, bermula saat Nano menyantap sahur tiba- tiba pelaku yang datang ke rumah dan terlibat perkelahian dengan korban. Pelaku yang membawa senjata tajam langsung menganiaya korban hingga menderita luka parah. 

“Adik korban yang berada di lokasi berusaha melerai namun saat melerai meninggal dunia diduga mengalami serangan jantung,” kata dia. 

Usai melakukan aksinya pelaku berhasil ditangkap warga dan diserahkan ke pihak kepolisian.

Editor: Suriya Mohamad Said

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut