5 Bangunan Bersejarah di Sukabumi, Saksi Bisu Perjalanan Waktu Tanah Pasundan

Bangunan Vihara Widhi Sakti ini terletak di Jalan Pajagalan, Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi. Tempat yang biasa digunakan oleh umat Buddha ini pertama kali dibangun di atas tanah seluas 900 m2 dan mayoritas penganutnya adalah warga Tionghoa.
Pada Tahun 1986 Vihara ini direnovasi serta perluasan bangunan. Vihara ini memiliki khas seperti ornamen yang berbentuk naga dan merah sebagai warna yang mendominasi dan secara umum bangunan ini syarat dengan unsur tradisi China.
Siapa yang tidak mengenal bangunan Gedung Djuang 45, tempat ini yang sering digunakan kegiatan-kegiatan seremonial, dari mulai kegiatan pelajar, mahasiswa, sampai kedinasan.
Selain itu, ternyata bangunan ini memiliki sejarah yang perlu warga Kota Sukabumi ketahui. Sejak didirikan pada Tahun 1899, Gedung ini sering digunakan sebagai Societeit Soekamanah.
Bangunan yang ikonik ini terletak di Jalan Veteran 1 No.2, Selabatu, Kecamatan Cikole. Dahulu bangunan ini dikenla dengan nama Hotel Victoria, pemiliknya seorang pengusaha berkebangsaan Jerman, AA Lenne alias Tuan Leni. Gedung juang 45 dirancang dan dibangun oleh Arsitek A.F Aalbers dan Prof. Charles Prosper Wolffschoemaker.
Bangunan ini sempat dikuasai Jepang selama tiga tahun sejak 1942, setelah itu berhasil dikuasai rakyat Sukabumi untuk kemudian dijadikan markas Barisan Keamanan Rakyat (BKR).
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta