KPAI Bongkar Horor Child Grooming: Modus Guru di Sukabumi Dekati Siswi SD Bukan Sekadar Iseng
JAKARTA, iNewsSukabumi.id – Viral video kedekatan tidak wajar antara oknum guru dan siswi SD di Kabupaten Sukabumi memicu reaksi keras dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).
Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, menegaskan bahwa konten yang terlihat "iseng" tersebut sejatinya adalah puncak gunung es dari praktik child grooming yang kian sistematis di Indonesia.
Jasra mengingatkan publik bahwa pelaku grooming tidak bekerja secara acak. Mereka melakukan "riset" mendalam untuk mengincar keluarga yang rentan secara ekonomi maupun psikologis. Pelaku seringkali masuk dengan citra pahlawan; menawarkan bantuan biaya sekolah, melunasi utang orang tua, hingga menjanjikan prestasi bagi si anak.
"Tujuannya satu: menciptakan hutang budi dan ketergantungan. Saat orang tua sudah merasa berhutang, kontrol beralih ke tangan pelaku. Anak menjadi tak berdaya, dan keluarga sulit melapor karena merasa sungkan atau takut kehilangan fasilitas yang diberikan," ujar Jasra dalam keterangan resminya, Sabtu (7/2/2026).
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta