Kementerian UMKM Perkuat Inkubator Usaha untuk Cetak 10 Juta Wirausaha Baru
JAKARTA, iNewsSukabumi.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat peran lembaga inkubator usaha sebagai bagian dari strategi nasional mencetak 10 juta wirausaha baru pada 2029. Upaya ini dinilai penting untuk memperluas kesempatan berusaha, meningkatkan kualitas kewirausahaan, sekaligus mempersiapkan Indonesia menghadapi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Deputi Bidang Kewirausahaan Kementerian UMKM Riza Damanik Riza dalam Talkshow UMKM Insight di Jakarta, Rabu (24/6), mengatakan berbagai penelitian menunjukkan bahwa pelaku usaha yang mengikuti program inkubasi memiliki tingkat keberhasilan yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang membangun usaha tanpa pendampingan.
“Banyak orang memiliki ide bisnis, tetapi belum mampu mewujudkannya menjadi usaha yang berkelanjutan. Melalui lembaga inkubator, calon wirausaha dapat memperoleh pendampingan, akses pembiayaan, pemasaran, sertifikasi, dan standardisasi yang dibutuhkan untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan,” kata Riza.
Menurut Riza, lembaga inkubator, termasuk yang berada di lingkungan perguruan tinggi, memiliki peran strategis dalam mendampingi pelaku usaha sekaligus mendorong lahirnya inovasi dan teknologi yang mampu meningkatkan nilai tambah sumber daya alam secara berkelanjutan. Kehadiran inkubator tidak hanya membantu menciptakan usaha baru, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi rakyat.
Oleh karena itu, Kementerian UMKM terus memberikan dukungan agar kapasitas kelembagaan inkubator dan kualitas layanan pendampingannya semakin optimal.
Riza menjelaskan, program pendampingan yang dilakukan lembaga inkubator akan disinergikan dengan berbagai program prioritas Kementerian UMKM, termasuk Bursa Wirausaha Unggulan dan Program Kesejahteraan Produktif (Pro-Kesra Produktif).
Editor : Suriya Mohamad Said