Pemerintah Siapkan Kenaikan HET Minyakita, Harga Baru Masih Menunggu Stabilitas CPO
Budi menjelaskan, harga CPO sempat melonjak hingga rata-rata Rp15.445 per kilogram sebelum kembali turun ke kisaran Rp14.000 per kilogram. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan dalam menentukan harga baru Minyakita.
Selain harga CPO, pemerintah juga memperhatikan pergerakan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang sempat turun hingga Rp1.800 per kilogram sebelum kembali mengalami kenaikan. Stabilitas harga bahan baku dinilai penting agar penyesuaian HET dapat dilakukan secara tepat dan tidak memberatkan masyarakat.
“Kami ingin melihat harga lebih stabil terlebih dahulu. Setelah itu baru diputuskan berapa besaran kenaikan HET Minyakita. Mudah-mudahan dalam satu hingga dua minggu ke depan penyesuaian bisa dilakukan apabila harga CPO sudah relatif normal,” kata Budi.
Sementara itu, para pedagang di sejumlah daerah mengeluhkan pasokan Minyakita yang semakin terbatas. Kelangkaan tersebut menyebabkan harga jual di lapangan kerap melampaui HET dan mendekati Rp16.000 per liter.
Pemerintah berharap penyesuaian harga nantinya dapat menjaga ketersediaan pasokan Minyakita di pasar sekaligus memastikan distribusi minyak goreng rakyat tetap berjalan lancar di tengah fluktuasi harga komoditas sawit.
Editor: Suriya Mohamad Said